Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2009

Bila Bonek Sulit Sholat Di Stadion

Kunci Sukses " Dan Mintalah pertolongan dengan sabar dan solat. Sesungguhnya hal itu sangat berat sekali terkecuali bagi orang-orang yang khusyu'. yaitu orang-orang yg optimis bertemu tuhan mereka dan bakal kembali kepadanya ." (Al-Baqoroh:45-46) Makna Global Kini Tuhan Memberi petunjuk kepada Hambanya dalam usaha mencapai cita-cita?. Disebutkan dua hal sebagai kunci keberhasilan yaitu sabar dan sholat. Namun Tuhan juga mengingatkan, bahwa dua kunci keberhasilan itu sulit dilakukan, kecuali bagi mereka yang serius dan berkomitmen tinggi (khusu'). Para titah yang mencapai gelar "Khosyi'in" ini berwawasan kedepan dengan pandangan hidup yang komplek, dunia akhirat. Mereka sadar, bakal menghadap tuhan dengan segala pertanggung jawaban. Inilah yang mendorong mereka bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah sehingga segala sesuatunya menjadi ringan tanpa kendala. Tafsir Perintah Tuhan "mintalah pertolongan" (wata'inu) terfirmankan tanpa kete...

Ungkapan Sayyid Thoba Thoba'i

Dengan merendah ia berkata : " Sebenarnya saya sebagai seorang ayah tidak pantas berpesan sebagaimana yg anda inginkan . Tetapi disini saya atas nama seorang pengajar Al Quran akan berpesan kepada para bapak & ibu ...bagaimana saya mengajarkan Al Quran kepadanya . Yaitu pada awalnya para bapak ibu sendiri ....harus memiliki perhatian khusus terhadap Al Quran . Di rumah harus sering membaca Al Quran ...kalau tidak ...jangan harap anak2 menjadi seorang penghafal Al Qur'an ..menjadi Qori yang mampu memahami makna Al Qur'an . aya di rumah membiasakan berbicara menggunakan bahasa Al Qur'an dgn Husein , demikian juga ibunya ( yg setiap hari harus membaca Al Qur'an ) .... apalagi sbg hafidz ...setiap hari kami harus membaca 2 Juz kurang lebih . Selaras dgn keahliannya di dunia, dia berada dalam lingkungan rumah yg Qur'ani... berdialogpun dgn Al Qur'an & pada akhirnya dia akan mengikuti lingkungannya ..... maka pelajarilah Al Qur'an . Muda...

Allah Mengabulkan Do'a Setiap Orang

Allah Yang Mahakuasa, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang, telah berfirman dalam al-Qur’an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Adapun salah satu ayat yang membicarakan masalah tersebut adalah: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.s. al-Baqarah: 186). Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, Allah itu dekat kepada setiap orang. Dia Maha Mengetahui keinginan, perasaan, pikiran, kata-kata yang diucapkan, bisikan, bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. Dengan demikian, Allah Mendengar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Inilah karunia Allah kepada manusia dan sebagai wujud dari kasih-sayang-Nya, rahmat-Nya, dan kekuasaan-N...

Missionaris VS Sufi Soal Berdakwah

أَتَأمُرونَ النّاسَ بِالبِرِّ وَتَنسَونَ أَنفُسَكُم وَأَنتُم تَتلونَ الكِتٰبَ أَفَلا تَعقِلونَ Hanya bicara tak mengamalkan " Mengapa kamu sekalian memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan, sedangkan kalian sendiri tidak melakukan, padahal kalian membaca isi Al-Kitab. Apakah kalian tidak menngunakan akal?" (al-Baqoroh:44) Munasabah Bukan main hebatnya keterkaitan ayat ini dengan perintah berjama'ah pada ayat sebelumnya. Jama'ah yang mengandung kebersamaan dan non inspekturatif itu mendidik pemimpin agar beramal bersama-sama yang dipimpin. Pemimpin yang biasa duduk dibelakang meja dengan kebiasaan memainkan jari telunjuk, adalah tipe pemimpin yang tidak landing di hati rakyat. Kini kita lihat, kecaman Allah terhadap elit agama Yahudi karena kebiasaan mereka yang hanya memerintahkan rakyat berbuat baik. Sedangkan mereka sendiri tidak melakukan. Para elit itu sesungguhnya mengerti isi kandungan kitab taurat yang memerintahkan agar mereka juga berbuat baik dengan ora...

Teknik Menghafal Al-Qur an & Muroja'ah

Bagi para penghafal Al Quran yang pemula, menambah hafalan mempunyai kesulitan tersendiri. Tetapi seiring dengan waktu kesulitan ini akan terlampaui. Ketika itu kesulitan lain timbul yaitu mengulang hafalan (murajaah). Pada saat hafalan makin bertambah banyak, murajaah juga semakin berat. Untuk surat-surat yang agak panjang (50 ayat) dan yang panjang (diatas 100 ayat), biasanya kita sangat hafal separuh awal dari surat tersebut. Untuk separuh terakhir sulit bagi kita untuk mengingatnya. Ini akan ditandai dengan “macet” ketika saat memurajaah. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini disebabkan kita selalu menghafal/murajaah dari awal surat (ayat 1). Ketika selesai menghafalkan sebuah surat, ayat-ayat awal itulah yang lebih sering dilafadzkan dibandingkan dengan ayat-ayat yang akhir. Sehingga otak kita lebih hafal ayat-ayat awal. Itulah sebabnya kita sangat hafal ayat-ayat awal surat dan sering lupa pada ayat-ayat akhir surat. Kesulitan kedua adalah ketika kita „macet“ sulit bagi kita untuk m...

Manfaat Mengetahui Hakekat Setan

Ada sebuah perumpamaan sangat bagus yang pernah diungkapkan seorang muhaqqiq, "kalau seorang jujur memberitahu kita bakal terjadi sesuatu malam ini, misalnya, sekawanan pencuri bersenjata akan mendatangi rumah kita secara sembunyi-sembunyi dan hendak membunuh kita sekeluarga serta menguras habis semua harta kita, apa yang akan kita lakukan?" Kalau kita bijak, tentu kita akan mencari bantuan dan berbagai solusi yang bersifat darurat. Umpama, menutup dan mengunci semua pintu serta jendela rumah rapat-rapat agar kawanan maling itu tidak bisa masuk. Namun, kalu kita tidak menggunakan akal dan malah menanyakan yang bukan-bukan (misal, menanyakan tempat asal para pencuri itu, mempersoalkan baju yang mereka kenakan, usia mereka, atau status kebangsaan mereka), sementara waktu terus berjalan, maka boleh jadi segenap pertanyaan ngawur itu baru selesai dijawab justru ketika para pencuri itu beraksi. Sesuatu yang harus kita pikirkan sekarang ini ialah mencari solusi agar kita terbebas d...

Diajari Sholat, Tionghua Jendul Kemaluan Kyai

Hukum latihan sholat   Fuqoha' mempermasalahkan hukum latihan sholat atau sholat-sholatan. Misalnya melatih sholat pada orang yang baru menjadi muslim. ada dua pendapat yang dikemukakan di sini: Fuqoha' Pendidikan   Ulama' ahli fiqih yang memperhatikan betapa penting mengajarkan gerak gerik sholat dan bacaan-bacaannya kepada siapa saja yang belum bisa sholat secara baik. pengajaran ini untuk mempercepat mereka beraudensi sendiri dengan Tuhan secara sempurna ( minimal dalam gerak lahiriyah ) fuqoha' inilah yang membolehkan latihan sholat atau sholat-sholatan. madzhab ini cocok bagi para pendidik agama di sekolah. Fuqoha' Sufistik Fuqoha' yang memandang sholat sebagai hubungan religius langsung kepada tuhan yang berorientasi kepada rohani dan bukan kerja fisis ( gerak hanya simbol belaka ). Dalam pandangan ini sholat adalah keseriusan rohani dalam menjalin hubungan dengan tuhan secara hakiki dan sungguh-sungguh. Itulah sebabnya nabi tidak mengjarkan sholat se...

Tujuan dan Manfa'at Puasa

TUJUANPUASA Tujuan ibadah puasa adalah untuk menahan nafsu dari berbagai syahwat, sehingga ia siap mencari sesuatu yang menjadi puncak kebahagiaannya; menerima sesuatu yang menyucikannya, yang di dalamnya terdapat kehidupannya yang abadi, mematahkan permusuhan nafsu terhadap lapar dan dahaga serta mengingatkannya dengan keadaan orang-orang yang menderita kelaparan di antara orang-orang miskin; menyempitkan jalan setan pada diri hamba dengan menyempitkan jalan aliran makanan dan minuman; puasa adalah untuk Tuhan semesta alam, tidak seperti amalan-amalan yang lain, ia berarti meninggalkan segala yang dicintai karena kecintaannya kepada Allah Ta 'ala; ia merupakan rahasia antara hamba dengan Tuhannya, sebab para hamba mungkin bisa diketahui bahwa ia meninggalkan hai-hal yang membatalkan puasa secara nyata, tetapi keberadaan dia meninggalkan hal-hal tersebut karena Sembahannya, maka tak seorangpun manusiayang mengetahuinya, dan itulah hakikat puasa. 2. MANFAAT PUASA Puas...

Biografi Dr. Quroish Shihab

Muhammad Quraish Shihab lahir di Rappang, Sulawesi Selatan, pada 16 Februari 1944. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Ujung Pandang, dia melanjutkan pendidikan menengahnya di Malang, sambil "nyantri" di Pondok Pesantren Darul-Hadits Al-Faqihiyyah. Pada 1958, dia berangkat ke Kairo, Mesir, dan diterima di kelas II Tsanawiyyah Al-Azhar. Pada 1967, dia meraih gelar Lc (S-1) pada Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir dan Hadis Universitas Al-Azhar. Kemudian dia melanjutkan pendidikannya di fakultas yang sama, dan pada 1969 meraih gelar MA untuk spesialisasi bidang Tafsir Al-Quran dengan tesis berjudul Al-I 'jaz Al-Tasyri'iy li Al-Qur an Al-Karim. Sekembalinya ke Ujung Pandang, Quraish Shihab dipercayakan untuk menjabat Wakil Rektor bidang Akademis dan Kemahasiswaan pada IAIN Alauddin, Ujung Pandang. Selain itu, dia juga diserahi jabatan-jabatan lain, baik di dalam kampus seperti Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Wilayah VII Indonesia Bagian Timur), maupun di lua...

Makna Tengok Kanan Kiri dalam Sholat

Kebersamaan Berjama'ah melatih umat Islam dalam satu kesatuan sikap dan langkah, berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Mereka bergerak secara serempak dalam satu komando seorang imam yang sudah di pilih sendiri secara demokratis. Tidak ada diskriminasi kaya dan miskin, pangkat dan rendahan, semuanya merapat dalam baris yang lurus dan teratur. Tanpa ada bangku, mej, kurisi, meja kembang, dupa maupun kemenyan mereka harus berdiri, membungkuk, duduk dan menyentuhkan dahinya ketanah sendiri-sendirimenyentuhkan dahi ketanah ini sekaligus miniatur kesadaran, bahwa dirinya pasti kembali ketanah mengharap Allah tanpa perantara siapa-siapa. Posisi kepala yang lebih rendah dibanding pantat saat bersujud, sikap hormat dan tundukan total terhadap aturan dzat yang maha kuasa, sekaligus kesadaran murni bahwa sesungguhnya dirinya tidak berarti apa-apa dihadapan dzat itu. Pada akhir sholat yang ditutup dengan salam (assalamu'alaikum yang berarti sejahtera buat kita) dengan anjuran meneng...

Isti'adzah

Setan Mengawasi gerak Hati Dalam sejumlah kitab tafsir, khususnya kitab tafsir Majma' Al-Bayan, sering dinukil sebuah hadist nabi SAW: "setan senantiasa mengontrol hati orang mukmin. Apanila hati itu ingat kepada Allah, setan akan lari." (majma' al-bayan, juz v, hal, 571). Jelas, setan tidak akan memniarkan manusia sepanjang hayatnya leluasa berbuat kebajikan. Dalam hal ini, al-Qur an telah membunyikan lonceng tanda bahaya dengan berpesan agar manusia jangan sampai mengikuti ajakan setan. lebih dari itu, setiap manusia dihimbau untuk menjadikan setan sebagai musuh nyata. Firman Allah SWT: "Bukankah telah aku peringatkan kepada kamu, hai keturanan Adam, supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu bagimu adalah musuh yang nyata" (QS Yasin: 60).   Siapa dan Mengapa Setan Diciptakan? Dua persoalan yang sedikit banyak harus diketahui dan dipertanyakan adalah siapakah gerangan setan itu? Apa manfa'at dan hikah dari diciptakannya setan? dan yang...

Imam Wanita, Jama`ah Pria Ereksi, Pak...!

Ketika saya (penulis) diundang menyampaikan materi dalam seminar gender dalam islam saya juga mengumukakan tentang kemungkinan atau diperbolehkannya wanita jadi imam bagi jama'ah pria. Namun tiba-tiba seorang guru agama SMU berdiri dan interupsi. Dengan suara lantang ia menolak keras pemikiran saya yang membolehkan wanita menjadi imam bagi jama'ah pria. Yang menarik, ia tak hanya menolak, tapi juga mengedepankan data lapangan yang cukup valid. Terus terang saya acungi jempol kerena dia tidak asal nolak alias ngawur atau sekedar di bakar emosi. Ia menolak berdasarkan pemikiran jernih dan fakta empiris. Sekali lagi saya salut, karena itu saya antusias berdialog.   "Begini pak," kata guru itu, saya adalah guru agama yang pernah mempraktikan jama`ah sholat bagi siswa siswi. Kebetulan yang pandai membaca Al-Qur an adalah siswi. Maka ia saya tunjuk sebagai imam sedangkan yang menjadi ma'mum para siswa dan siswi (campuran). Tujuan saya menghilangkan diskriminasi gender d...

Nasehat Bagi Hamba Allah

Berdosa Sambil Tertawa dan Berbuat Taat Sambil Menangis Sebagian dari ahli zuhud berkata: مَنْ أَذْنَبَ ذَنْبًاوَهُوَيَضْحَكً قَاِنَّ اللهَ تَعَالَى يُدْخِلُهُ الْنَّارَوَهُوَ يَبْكِى وَمَنْ أَطَاعَ وَهُوَ يَبْكِى فَاِنَََّ اللهَ تَعَالَى يُدْخِلُهُ الْجَنَّةَ وَهُوَ يَضْحَكُ "Barang siapa berbuat dosa sambil tertawa, maka Allah akan melempar dia ke neraka dalam ke adaan menangis. Dan barang siapa dengan menangis berbuat taat, maka Allah akan memasukkannya ke surga dalam ke adaan tertawa."   Ahli zuhud, yaitu orang-orang yang tidak memperdulikan dunia. mereka mengambilnya hanya untuk sekedar keperluan yang sangat dibutuhkan saja. Maksud hadist di atas, barang siapa yang berbuat suatu dosa dengan perasaan gembira atas dosanya itu, maka sesungguhnya Allah akan memasukkan dia ke neraka dalam keadaan menangis. seharusnya dia bersedih dan beristighfar kepada Allah SWT., agar diampuni dosanya. Dan barang siapa yang taat sambil menangis, yakni takut kepada Allah SWT. Karena merasa t...