Langsung ke konten utama

Nasehat Bagi Hamba Allah

Berdosa Sambil Tertawa dan Berbuat Taat Sambil Menangis
Sebagian dari ahli zuhud berkata:

مَنْ أَذْنَبَ ذَنْبًاوَهُوَيَضْحَكً قَاِنَّ اللهَ تَعَالَى يُدْخِلُهُ الْنَّارَوَهُوَ يَبْكِى وَمَنْ أَطَاعَ وَهُوَ يَبْكِى فَاِنَََّ اللهَ تَعَالَى يُدْخِلُهُ الْجَنَّةَ وَهُوَ يَضْحَكُ

"Barang siapa berbuat dosa sambil tertawa, maka Allah akan melempar dia ke neraka dalam ke adaan menangis. Dan barang siapa dengan menangis berbuat taat, maka Allah akan memasukkannya ke surga dalam ke adaan tertawa."
 
Ahli zuhud, yaitu orang-orang yang tidak memperdulikan dunia. mereka mengambilnya hanya untuk sekedar keperluan yang sangat dibutuhkan saja. Maksud hadist di atas, barang siapa yang berbuat suatu dosa dengan perasaan gembira atas dosanya itu, maka sesungguhnya Allah akan memasukkan dia ke neraka dalam keadaan menangis. seharusnya dia bersedih dan beristighfar kepada Allah SWT., agar diampuni dosanya. Dan barang siapa yang taat sambil menangis, yakni takut kepada Allah SWT. Karena merasa telah menyepelekan kewajibannya, maka kelak dia akan mmasuk surga dengan penuh kegembiraan. Orang seperti ini sekaligus telah berbuat dua kewajiban: kebajikan taat itu sendiri dan kebajikan penyesalannya terhadap dosa yang telah dia lakukan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Menghafal Al-Qur an & Muroja'ah

Bagi para penghafal Al Quran yang pemula, menambah hafalan mempunyai kesulitan tersendiri. Tetapi seiring dengan waktu kesulitan ini akan terlampaui. Ketika itu kesulitan lain timbul yaitu mengulang hafalan (murajaah). Pada saat hafalan makin bertambah banyak, murajaah juga semakin berat. Untuk surat-surat yang agak panjang (50 ayat) dan yang panjang (diatas 100 ayat), biasanya kita sangat hafal separuh awal dari surat tersebut. Untuk separuh terakhir sulit bagi kita untuk mengingatnya. Ini akan ditandai dengan “macet” ketika saat memurajaah. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini disebabkan kita selalu menghafal/murajaah dari awal surat (ayat 1). Ketika selesai menghafalkan sebuah surat, ayat-ayat awal itulah yang lebih sering dilafadzkan dibandingkan dengan ayat-ayat yang akhir. Sehingga otak kita lebih hafal ayat-ayat awal. Itulah sebabnya kita sangat hafal ayat-ayat awal surat dan sering lupa pada ayat-ayat akhir surat. Kesulitan kedua adalah ketika kita „macet“ sulit bagi kita untuk m...

Makna Tengok Kanan Kiri dalam Sholat

Kebersamaan Berjama'ah melatih umat Islam dalam satu kesatuan sikap dan langkah, berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Mereka bergerak secara serempak dalam satu komando seorang imam yang sudah di pilih sendiri secara demokratis. Tidak ada diskriminasi kaya dan miskin, pangkat dan rendahan, semuanya merapat dalam baris yang lurus dan teratur. Tanpa ada bangku, mej, kurisi, meja kembang, dupa maupun kemenyan mereka harus berdiri, membungkuk, duduk dan menyentuhkan dahinya ketanah sendiri-sendirimenyentuhkan dahi ketanah ini sekaligus miniatur kesadaran, bahwa dirinya pasti kembali ketanah mengharap Allah tanpa perantara siapa-siapa. Posisi kepala yang lebih rendah dibanding pantat saat bersujud, sikap hormat dan tundukan total terhadap aturan dzat yang maha kuasa, sekaligus kesadaran murni bahwa sesungguhnya dirinya tidak berarti apa-apa dihadapan dzat itu. Pada akhir sholat yang ditutup dengan salam (assalamu'alaikum yang berarti sejahtera buat kita) dengan anjuran meneng...

Murottal Imam Sudais dan Suraim

1. Al-Fatihah | 2. Al-Baqoroh | 3.1 Ali Imron 1 | 3.2 Ali Imron 2 | 114.Annas | 113.AL-Falaq | 112. Al-Ikhlas | 111. Al-Lahab | 110.An-Nashr | 109.Al-Kafirun | 108.Al-Kautsar | 107. Al-Maun | 106. Al-Quraisy | 105. Al-Fiil | 104. Al-Humazah | 103. Al-Ashr | 102. At-Takatsur |