Langsung ke konten utama

Isti'adzah

Setan Mengawasi gerak Hati
Dalam sejumlah kitab tafsir, khususnya kitab tafsir Majma' Al-Bayan, sering dinukil sebuah hadist nabi SAW: "setan senantiasa mengontrol hati orang mukmin. Apanila hati itu ingat kepada Allah, setan akan lari." (majma' al-bayan, juz v, hal, 571). Jelas, setan tidak akan memniarkan manusia sepanjang hayatnya leluasa berbuat kebajikan. Dalam hal ini, al-Qur an telah membunyikan lonceng tanda bahaya dengan berpesan agar manusia jangan sampai mengikuti ajakan setan. lebih dari itu, setiap manusia dihimbau untuk menjadikan setan sebagai musuh nyata. Firman Allah SWT: "Bukankah telah aku peringatkan kepada kamu, hai keturanan Adam, supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu bagimu adalah musuh yang nyata" (QS Yasin: 60).
 
Siapa dan Mengapa Setan Diciptakan?
Dua persoalan yang sedikit banyak harus diketahui dan dipertanyakan adalah siapakah gerangan setan itu? Apa manfa'at dan hikah dari diciptakannya setan? dan yang terakhir, bagaimana caranya kita terbebas dari cengkraman setan?
Masing-masing pertanyaan di atas merupakan persoalan yang sangat penting dan bersifat ilmiah. Secara umum, bagi penulis (Abdul Husein Dastaqhib), pembahasan ilmiah yang sering bertele-tele itu tidak terlalu penting dan kurang bermanfa'at. Oleh karena itu, pertanyaan-pertanyaan di atas akan di bahas secara global dan ringkas namun jelas.
harap ma'lum karena keterbatasan tempat posting maka kita lanjutkan minggu depan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Murottal Imam Sudais dan Suraim

1. Al-Fatihah | 2. Al-Baqoroh | 3.1 Ali Imron 1 | 3.2 Ali Imron 2 | 114.Annas | 113.AL-Falaq | 112. Al-Ikhlas | 111. Al-Lahab | 110.An-Nashr | 109.Al-Kafirun | 108.Al-Kautsar | 107. Al-Maun | 106. Al-Quraisy | 105. Al-Fiil | 104. Al-Humazah | 103. Al-Ashr | 102. At-Takatsur |

Biografi Dr. Quroish Shihab

Muhammad Quraish Shihab lahir di Rappang, Sulawesi Selatan, pada 16 Februari 1944. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Ujung Pandang, dia melanjutkan pendidikan menengahnya di Malang, sambil "nyantri" di Pondok Pesantren Darul-Hadits Al-Faqihiyyah. Pada 1958, dia berangkat ke Kairo, Mesir, dan diterima di kelas II Tsanawiyyah Al-Azhar. Pada 1967, dia meraih gelar Lc (S-1) pada Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir dan Hadis Universitas Al-Azhar. Kemudian dia melanjutkan pendidikannya di fakultas yang sama, dan pada 1969 meraih gelar MA untuk spesialisasi bidang Tafsir Al-Quran dengan tesis berjudul Al-I 'jaz Al-Tasyri'iy li Al-Qur an Al-Karim. Sekembalinya ke Ujung Pandang, Quraish Shihab dipercayakan untuk menjabat Wakil Rektor bidang Akademis dan Kemahasiswaan pada IAIN Alauddin, Ujung Pandang. Selain itu, dia juga diserahi jabatan-jabatan lain, baik di dalam kampus seperti Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Wilayah VII Indonesia Bagian Timur), maupun di lua...

Manfaat Mengetahui Hakekat Setan

Ada sebuah perumpamaan sangat bagus yang pernah diungkapkan seorang muhaqqiq, "kalau seorang jujur memberitahu kita bakal terjadi sesuatu malam ini, misalnya, sekawanan pencuri bersenjata akan mendatangi rumah kita secara sembunyi-sembunyi dan hendak membunuh kita sekeluarga serta menguras habis semua harta kita, apa yang akan kita lakukan?" Kalau kita bijak, tentu kita akan mencari bantuan dan berbagai solusi yang bersifat darurat. Umpama, menutup dan mengunci semua pintu serta jendela rumah rapat-rapat agar kawanan maling itu tidak bisa masuk. Namun, kalu kita tidak menggunakan akal dan malah menanyakan yang bukan-bukan (misal, menanyakan tempat asal para pencuri itu, mempersoalkan baju yang mereka kenakan, usia mereka, atau status kebangsaan mereka), sementara waktu terus berjalan, maka boleh jadi segenap pertanyaan ngawur itu baru selesai dijawab justru ketika para pencuri itu beraksi. Sesuatu yang harus kita pikirkan sekarang ini ialah mencari solusi agar kita terbebas d...