أَتَأمُرونَ النّاسَ بِالبِرِّ وَتَنسَونَ أَنفُسَكُم وَأَنتُم تَتلونَ الكِتٰبَ أَفَلا تَعقِلونَ
Hanya bicara tak mengamalkan
" Mengapa kamu sekalian memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan, sedangkan kalian sendiri tidak melakukan, padahal kalian membaca isi Al-Kitab. Apakah kalian tidak menngunakan akal?" (al-Baqoroh:44)
Munasabah
Bukan main hebatnya keterkaitan ayat ini dengan perintah berjama'ah pada ayat sebelumnya. Jama'ah yang mengandung kebersamaan dan non inspekturatif itu mendidik pemimpin agar beramal bersama-sama yang dipimpin. Pemimpin yang biasa duduk dibelakang meja dengan kebiasaan memainkan jari telunjuk, adalah tipe pemimpin yang tidak landing di hati rakyat.
Kini kita lihat, kecaman Allah terhadap elit agama Yahudi karena kebiasaan mereka yang hanya memerintahkan rakyat berbuat baik. Sedangkan mereka sendiri tidak melakukan. Para elit itu sesungguhnya mengerti isi kandungan kitab taurat yang memerintahkan agar mereka juga berbuat baik dengan orang-orang lain, tetapi mereka enggan. Keengganan yang disengaja dan dibuat-buat secara melanggar hokum, karena mentang-mentang sebagai pembesar. Pemimpin yang berkelakuan begini ini, dalam bahasa tuhan di katakana sebagai "tidak waras".
Tafsir
Isi kandungan ayat ini identik dengan makna ayat nomor 2 dan 3 surat Al-Shoff.
Lebih dari itu, al-shoff mencap mereka sebagai dosa besar (kaburo maqtan). Perdebatan ramai dikalangan mufassirin perihal operasional ayat ini terfokus pada masalah, bagaimana nasib pada juru dakwah islamiyah yang bicaranya lebih banyak ketimbang amalnya. Pada satu sisi mereka terkena kewajiban menyampaikan pesan tuhan karena punya ilmu, akan tetapi pada sisi lain mereka dituntut mengamalkan apa yang mereka serukan secara penuh. Sebagai manusia biasa yang memiliki keterbatasan, dari sekian banyak pesan tuhan yang ia ketahui dan ia sampaikan, tentu saja tidak bias mengamalkan semuanya. Memperhatikan kondisi dilematis ini cukup variatif komentar para Mufassirin (para ahli tafsir). Berikut ini di antaranya :
untuk tahu kelanjutan dari tafsir ini silahkan download filenya disini..GratiSSS
Hanya bicara tak mengamalkan
" Mengapa kamu sekalian memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan, sedangkan kalian sendiri tidak melakukan, padahal kalian membaca isi Al-Kitab. Apakah kalian tidak menngunakan akal?" (al-Baqoroh:44)
Munasabah
Bukan main hebatnya keterkaitan ayat ini dengan perintah berjama'ah pada ayat sebelumnya. Jama'ah yang mengandung kebersamaan dan non inspekturatif itu mendidik pemimpin agar beramal bersama-sama yang dipimpin. Pemimpin yang biasa duduk dibelakang meja dengan kebiasaan memainkan jari telunjuk, adalah tipe pemimpin yang tidak landing di hati rakyat.
Kini kita lihat, kecaman Allah terhadap elit agama Yahudi karena kebiasaan mereka yang hanya memerintahkan rakyat berbuat baik. Sedangkan mereka sendiri tidak melakukan. Para elit itu sesungguhnya mengerti isi kandungan kitab taurat yang memerintahkan agar mereka juga berbuat baik dengan orang-orang lain, tetapi mereka enggan. Keengganan yang disengaja dan dibuat-buat secara melanggar hokum, karena mentang-mentang sebagai pembesar. Pemimpin yang berkelakuan begini ini, dalam bahasa tuhan di katakana sebagai "tidak waras".
Tafsir
Isi kandungan ayat ini identik dengan makna ayat nomor 2 dan 3 surat Al-Shoff.
Lebih dari itu, al-shoff mencap mereka sebagai dosa besar (kaburo maqtan). Perdebatan ramai dikalangan mufassirin perihal operasional ayat ini terfokus pada masalah, bagaimana nasib pada juru dakwah islamiyah yang bicaranya lebih banyak ketimbang amalnya. Pada satu sisi mereka terkena kewajiban menyampaikan pesan tuhan karena punya ilmu, akan tetapi pada sisi lain mereka dituntut mengamalkan apa yang mereka serukan secara penuh. Sebagai manusia biasa yang memiliki keterbatasan, dari sekian banyak pesan tuhan yang ia ketahui dan ia sampaikan, tentu saja tidak bias mengamalkan semuanya. Memperhatikan kondisi dilematis ini cukup variatif komentar para Mufassirin (para ahli tafsir). Berikut ini di antaranya :
untuk tahu kelanjutan dari tafsir ini silahkan download filenya disini..GratiSSS
Komentar
Posting Komentar