Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2009

Ungkapan Sayyid Thoba Thoba'i

Dengan merendah ia berkata : " Sebenarnya saya sebagai seorang ayah tidak pantas berpesan sebagaimana yg anda inginkan . Tetapi disini saya atas nama seorang pengajar Al Quran akan berpesan kepada para bapak & ibu ...bagaimana saya mengajarkan Al Quran kepadanya . Yaitu pada awalnya para bapak ibu sendiri ....harus memiliki perhatian khusus terhadap Al Quran . Di rumah harus sering membaca Al Quran ...kalau tidak ...jangan harap anak2 menjadi seorang penghafal Al Qur'an ..menjadi Qori yang mampu memahami makna Al Qur'an . aya di rumah membiasakan berbicara menggunakan bahasa Al Qur'an dgn Husein , demikian juga ibunya ( yg setiap hari harus membaca Al Qur'an ) .... apalagi sbg hafidz ...setiap hari kami harus membaca 2 Juz kurang lebih . Selaras dgn keahliannya di dunia, dia berada dalam lingkungan rumah yg Qur'ani... berdialogpun dgn Al Qur'an & pada akhirnya dia akan mengikuti lingkungannya ..... maka pelajarilah Al Qur'an . Muda...

Allah Mengabulkan Do'a Setiap Orang

Allah Yang Mahakuasa, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang, telah berfirman dalam al-Qur’an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Adapun salah satu ayat yang membicarakan masalah tersebut adalah: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.s. al-Baqarah: 186). Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, Allah itu dekat kepada setiap orang. Dia Maha Mengetahui keinginan, perasaan, pikiran, kata-kata yang diucapkan, bisikan, bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. Dengan demikian, Allah Mendengar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Inilah karunia Allah kepada manusia dan sebagai wujud dari kasih-sayang-Nya, rahmat-Nya, dan kekuasaan-N...

Missionaris VS Sufi Soal Berdakwah

أَتَأمُرونَ النّاسَ بِالبِرِّ وَتَنسَونَ أَنفُسَكُم وَأَنتُم تَتلونَ الكِتٰبَ أَفَلا تَعقِلونَ Hanya bicara tak mengamalkan " Mengapa kamu sekalian memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan, sedangkan kalian sendiri tidak melakukan, padahal kalian membaca isi Al-Kitab. Apakah kalian tidak menngunakan akal?" (al-Baqoroh:44) Munasabah Bukan main hebatnya keterkaitan ayat ini dengan perintah berjama'ah pada ayat sebelumnya. Jama'ah yang mengandung kebersamaan dan non inspekturatif itu mendidik pemimpin agar beramal bersama-sama yang dipimpin. Pemimpin yang biasa duduk dibelakang meja dengan kebiasaan memainkan jari telunjuk, adalah tipe pemimpin yang tidak landing di hati rakyat. Kini kita lihat, kecaman Allah terhadap elit agama Yahudi karena kebiasaan mereka yang hanya memerintahkan rakyat berbuat baik. Sedangkan mereka sendiri tidak melakukan. Para elit itu sesungguhnya mengerti isi kandungan kitab taurat yang memerintahkan agar mereka juga berbuat baik dengan ora...